DaTaaceh.com Para Pelaku KUMKM Aceh tidak akan merasa risih dan terkejut bila dalam sebuah agenda kerjasama dan silaturahmi melakukan acara "minum Kopi" bareng termasuk dalam sebuah agenda bisnis.

Dalam Upaya melakukan keakraban dan silaturahmi antar KUMKM seringkali pelaku KUMKM membuat agenda bersama di Warung Kopi (kebiasaan di Aceh) Warung Kopi sebagai tempat yang dijadikan lokasi negosiasi dan goal bisnis, melalui culture yang telah menjadi rutinitas tersebut BDS-P Data Aceh bersama PT.Dunia barusa yang juga didukung oleh Saree Community, Atjehcyber, Khatulistiwa, Acehdev, Indonesian Bactrack, serta AfidZone melakukan klaborasi bersama dalam membuat sebuah Event Kontes Foto yang diberi judul "Coffee Culture".

Dalam Kontes tersebut diharapkan dalam mengabadikan sebuah momen-momen penting baik pelaku (UMKM/Warung Kopi), Penggiat KUMK dalam melakukan "Deal Bisnis" atau sekedar silaturahmi menjalin keakraban, serta ikut mempromosikan usaha Warung Kopi UKM, Kontes Foto tersebut juga diharapkan dapat mengabadikan sebuah Aktifitas Positif yang juga dapat mempromosikan wisata kuliner serta budaya kekhasan Aceh dalam upaya peningkatan UMKM. dalam upaya menyambut Pasar Bebas.

mau ikut baca aja di web www.toyotaaceh.com dan daftar serta ekspresikan foto kamu dan bawa pulang hadiahnya :).

BANDA ACEH - Para pendamping koperasi usaha menengah kecil mikro (KUKM) Aceh membentuk forum. Forum yang didirikan dan menempatik kantor di Jalan Sukarno Hatta ini, terdiri dari para praktisi, pendamping, perbankan, pengurus koperasi.

Ketua umum presidium KUMKM Aceh, Murni Mard kepada Bisnis Aceh menerangkan, tujuan pembentukan forum ini adalah untuk memperkuat peranan pendamping dalam memajukan usaha kecil menengah dan mikro di Aceh.

"Jumlah pendamping KUMKM di Aceh itu sangat banyak, dan potensinya belum dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Ia menjelaskan, para pendamping KUMKM Aceh yang membentuk bisnis development service (BDS) memiliki resource atau sumber daya yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan dalam menggerakan sektor ekonomi koperasi dan UKM.

"Jumlah UKM dan koperasi di Aceh itu sangat banyak, dan peran pendamping dibutuhkan agar pengembagan sektor ini dapat dilebih didayagunakan," ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan adanya forum KUMKM Aceh ini, nantinya lembaga-lembaga yang selama ini concern atau fokus dalam pendampingan koperasi dan UKM, dapat memiliki wadah untuk saling berbagi pengalaman tentang keberhasilan-keberhasilan pendampingan yang dapat direplikasikan.

"Potensi pemanfaatan sumber dana untuk koperasi dan UKM sangat melimpah, namun hanya belum fokus saja," tukasnya.

Ia mencontohkan masalah pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR) yang selama ini masih di kelola oleh perusahaan. Seharusnya dana tersebut saat di berikan kepada masyarakat harus turut serta diberikan pendampingan, agar pemanfaatannya jelas, dan lebih berkembang.

"Selama ini kan pengelolaan dana CSR, atau dana-dana lainnya untuk koperasi dan UKM sangat jarang diberikan pendamping," sebutnya.

Akibat ketiadaan pendamping, ungkap Murni, banyak koperasi dan UKM yang jalan ditempat, dan bahkan dana habis justru program tidak jalan. "Karenanya peran pendamping harus kita kedepankan agar pembangunan sektor UKM dan koperasi dapat maju," tandasnya.



sumber: bisnisaceh.com

Konsultan, ketika kita mengenal kata ini maka akan banyak sekali hal yang berkaitan dengan kata tersebut, seperti konsultan pajak, konsultan keuangan, konsultan kesehatan dan lain sebagainya. Tetapi dalam artikel ini kita akan membahas tentang Pentingnya Konsultan Bisnis Pribadi.

Konsultan Bisnis bisa juga di artikan sebagai penasehat bisnis. Terkadang kita tidak memiliki kemampuan dalam suatu bidang bisnis dan menganalisanya, dan di sinilah peran penting dari Konsultan bisnis. Konsultan Bisnis pada umumnya adalah mereka yang berpendidikan manajemen bisnis dan memiliki kemampuan kompetensi analisa bisnis.

Mengapa Konsultan Bisnis Pribadi itu penting ?

Alasan utama dari pertanyaan di atas adalah bahwa anda sebagai pemilik bisnis harus mampu menganalisa kemampuan bisnis anda dengan baik, tetapi anda tidak akan mungkin bisa fokus pada hal tesebut di karenakan dalam usaha itu, problem selalu muncul tiap saat dan harus anda pecahkan bersama team kerja anda.

Ketika anda dan tam kerja anda tidak mampu mengatasi maka kemana anda akan mencari solusinya, yah tentunya hanya pada konsultan bisnis.

Dengan adanya konsultan bisnis maka akan anda peroleh beberapa point penting sebagai berikut :

1. Mengetahui Perkembangan usaha anda lebih cepat dan pengembangan usaha kedepannyaBiasanya, seorang konsultan bisnis telah mampu memprediksi usaha anda nanti arahnya akan kemana. Memberikan sebuah laporan tentang apa yang bisa anda lakukan selanjutnya dalam mengembangkan sayap perusahaan anda untuk mendapatkan profit yang lebih besar

2. Informasi yang anda dapatkan adalah dari orang yang benar-benar mengerti seluk beluk dunia bisnis
Karena orang yang menjadi konsultan bisnis adalah orang orang yang memiliki kompetensi di bidang bisnis sehingga informasi tentang usaha anda menjadi sangat cermat dan mampu di percaya. Tetapi tidak tertutup kemungkinan adanya kata gagal, tetapi perbandinganya adalah sangat kecil.

3. Cepat mengetahui kemungkinan-kemungkinan besar yang buruk akan menimpa usaha anda
Berbeda dengan kita, yang mengetahui seluk beluk hanya seputar bisnis kita sendiri, tetapi seorang konsultan bisnis memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih luas tentang berbagai dunia bisnis. Sehingga kemampuan mereka dalam memprediksi dan menganalisa serta saran masukan yang di berikan akan mampu membuat usaha anda benar-benar memperoleh informasi kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul. Hal itu membuat keuntungan bagi usaha anda yang mampu dengan cepat untuk mengatasi masalah lebih awal dan menutup kemungkinan buruk yang akan timbul.

4. Mampu memberikan solusi tercepat
Seorang konsultan bisnis bisa memberikan saran dan masukan yang cepat dengan pengetahuan mereka dan wawasan yang mereka miliki. Sebagai pertimbangan, informasi tersebut dapat di jadikan sebagai dasar bagi anda dalam membuat perencanaan pengembangan dan atau mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan menimpa usaha anda.

5. Laporan-laporan lebih akurat dan menutupi kebocoran

Setiap konsultan bisnis juga di lengkap[i kemampuan selain menganalisa juga membaca laporan keuangan. Ketika mereka di berikan kepercayaan untuk memeriksa laporan keuangan usaha anda maka mereka akan memberikan laporan lengkap tentang berbagai hal informasi seputar keuangan usaha anda termasuk kebocoran dalam usaha anda.

Kelima point tersebut adalah sebagian kecil keuntungan bagi anda da perusahaan anda jika memiliki seorang konsultan bisnis. Sehingga kekuatiran anda akan usaha anda sedikit banyak akan berkurang dengan adanya seorang konsultan bisnis dalam usaha anda.
Banda Aceh, 10 Nopember 2013 merupakan sebuah momen tonggak yang diciptakan dalam upaya pemberdayaan Kelompok Nelayan dan Kepala Dinas dalam upaya membentuk dan menjalin kerjasama dalam upaya menciptakan sinergisitas bersama.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan temu ramah antara Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian kota Banda Aceh Bachtiar,S.Sos dengan Kelompok Nelayan Dolphin UleeLheu yang diketuai oleh Afwan Abdullah, juga dihadiri oleh Jamsostek sebagai salah satu mitra dalam upaya menjalin kerjasama untuk memnciptakan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Kecelakaan Bagi Kelompok Dolphin yang difasilitasi oleh Lembaga pendamping KUMKM BDS-P Data Aceh yang dihadiri Oleh Samsul Aqmari dan Amri bin Abdullah.

Dalam Kesempatan itu digelar sebuah acara yang dibalut dengan kesederhanaan serta khidmat dengan juga dilakukan Ikrar bersama Kelompok Nelayan dan Pendamping yang berbunyi:


Kepala Dinas Juga Mengungkapkan "Saya sangat terharu akan Ikrar yang diucapkan semoga apa yang telah diucapkan tersebut menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menjaganya, dimana bukan hanya sebuah ungkapan yang hanya diucapkan tapi harus dimaknai dalam hati, dalam melakukan pemberdayaan kita sangat memerlukan sinergisitas dan bersama dalam membangun kelompok ini menjadi lebih maju dan bermanfaat bersama, kelompok yang telah terbentuk ini bukan hanya menjadi tanggungjawab kelompok saja menjaganyanya tetapi menjadi tanggungjawab kita semua, baik pendamping dinas maupun masyarakat sekitar" dengan adanya kerjasama dengan Pihak Jamsostek kita juga berharap stigma yang timbul dimasyarakat akan ketiadaan jaminan hidup untuk menjadi Nelayan akan terbantahkan sehingga kedepannya akan terus berkembang nelayan dan terjadi regenerasi para nelayan yang akan lebih profesional kedepannya.

Dalam kesempatan tersebut Pihak Jamsostek juga sangat berharap sebuah ide cemerlang ini juga dapat diimplementasikan kepada kelompok-kelompok lainnya yang ada di Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian kota Banda Aceh dan Juga Aceh Secara Umum.



DaTa. Bimbingan Teknik yang dilaksanakan di Grand Aceh Pada tanggal 22 s/d 23 Oktober 2013 merupakan sebuah rapat Koordinasi yang juga dihadiri oleh Perwakilan Dinas koperasi dan UKM se Aceh yang dihadiri oleh perwakilan 23 Dinas Kab/Kota, 15 orang pendamping KUMKM dan Koperasi binaan. Dalam kesempatan tersebut Acara yang dibuka langsung oleh Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM Bapak Braman Setyo,M.Si, Muhammad Dahlan Kabid Pembiayaan dan UKM Aceh.

Dalam pertemuan tersebut Pak Deputi sangat menekan kan tentang :

Kualitas Pelayanan Kepada Anggota dan Masyarakat
  • Koperasi dituntut mampu bersaing intitusi bisnis lain (BUMN/BUMD-Sawasta).
  • Prinsip tata kelola yang baik harus memperhatikan (Good Coorporate Governance).
  • Memperbaiki koperasi secara menyeluruh (pengembangan koperasi secara baik)  :

a. Bagaimana cara menjalankan koperasi secara profesional,
     efektif dan efisien;
b. Koperasi identik dengan media pendidikan.


Manajemen Koperasi 
(Planning, Organizing, Actuating dan Controlling)
Bagaimana seni memimpin, mengusahakan, mengelola koperasi untuk mencapai tujuan
  • Implementasi
  • Fungsi Manajemen Koperasi
  • Rapat Anggota (forum tertinggi) yang diamanatkan UU Koperasi;
  • Pengurus (memimpin organisasi) membina dan membimbing anggota
  • Pengawas (secara kolektif mengawasi jalannya organisasi koperasi

Kata kuncinya "Harus Akur"

Dalam kesempatan tersebut juga Pak Deputi mengamanahkan :
Kementerian dan Lembaga Harus Sinergi
Meningkatkan Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat

Pesan Bapak Menteri “kalau kita ingin besarkalau kita ingin maju dan kalau kita ingin kuatkita harus sinergi”.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan suatu program. Sinergi lintas instansi dapat diwujudkan terutama melalui dukungan program/kegiatan sesuai dengan masterplan.
Inilah kata kunci yang harus dilakukan khusus Jajaran Deputi Bidang Produksi dalam memberdayakan masyarakat khususnya lembaga Koperasi dan UKM di Indonesia

Pembukaan Acara Bimtek tersebut juga dibuka dengan penyematan Badge dan pemberian
Sertifikat Pendamping KUMKM Dasar dan tingkat lanjut yang dilaksanakan kementrerian
Koperasi dan UKM. yang di wakili oleh Amri Abdullah dan Nurul Fatmawati.



Dalam Kesempatan tersebut Kabid Pembiayaan dan UKM Provinsi Aceh Muhammad Dahlan
menyatakan Banyak koperasi yang sudah dibentuk dari total 7441 koperasi, hanya 3791
koperasi yang aktif dan diharapkan dengan adanya pendamping persentase ini akan terus
meningkat sehingga performa dan image yang dikembangkan koperasi kedepan semakin
baik dan dapat tercapai visi dan Misi yang ingin dicapai bersama dalam upaya peningkatan


kapasitas Koperasi serta Kualitas SDM Pengurus Koperasi. 

Pada sesi akhir juga diisi Asisten deputi pemasaran terkait KEBIJAKAN BIDANG PEMASARAN DAN JARINGAN USAHA
(PROGRAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL MELALUI KOPERASI)

(sA)

Pemuda sebenarnya punya potensi untuk mandiri, tidak tergantung dari orang tua. Tapi mungkin diantara para pemuda ini bingung dan belum tahu harus mengerjakan bisnis apa untuk mendapatkan penghasilan atau uang. Dari sekian banyak profesi sebenarnya ada bisnis atau profesi yang bisa dilakukan oleh pemuda yang masih kuliah. Beberapa jenis bisnis atau usaha ini tidak dilakukan secara full time sehingga tidak mengganggu kuliah.

Bisnis ini bisa dilakukan sewaktu berada di lingkungan kampus, atau setelah pulang dari kuliah, dan juga bisa dilakukan pada malam hari. Dengan memperoleh penghasilan tambahan, mereka bisa memenuhi kebutuhannya dan juga mewujudkan keinginannya untuk membeli perlengkapan kuliah atau gadget yang diinginkannya.

Berikut 9 jenis bisnis yang bisa digeluti anak muda :

Jenis bisnis yg cocok dg anak muda yaitu 
  1. Jualan pulsa, meskipun terlihat sepele namun menjanjikan hanya dengan modal kecil 
  2. Website developer, memang terbukti datangkan hasil yang menjanjikan bagi kamu yang memiliki skill di bidang ini 
  3. Penulis & blogger, bisa jadi bisnis yang dijalankan sambil kuliah jika kamu punya skill bahasa Inggris yang bagus maka banyak job menanti 
  4. Fotografer, ini merupakan bisnis tingkat menengah yang kalau ditekuni bisa memberikan hasil yang bagus, mulai dari event-event sampai wedding 
  5. Reseller dari suatu produk pakaian,mainan, atau aksesoris yang kemudian jalankan lewat online dengan mencari jaringan supliernya. 
  6. IT Maintenance, ini prospeknya sangat bagus bagi yang menguasai ilmu jaringan komputer bermodalkan antivirus serta utility pembersih. 
  7. Outlet makanan ringan seperti kebab, pizza, burger atau cemilan dan menjualnya bisa di areal sekolah atau kampus kamu sehingga mudah dipantau 
  8. Bisnis kreatif, seperti membuat mug,pin,kaos dengan kata-kata unik dan lain-lain, bisa dijalankan sembari kuliah & pasarnya adalah komunitas kampus 
  9. Service HP atau laptop juga cocok untuk anak muda khususnya bagi yang punya skill elektronika, konsumen bisa datang dari temen-teman sekolah atau kampus. 


sumber : didno76.com

SJSN(Sistem Jaminan Sosial Nasional) 

BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial)

1. DEFINISI

Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN , Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah:
  1. Badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial (Pasal 1 angka 6)
  2. Badan hukum nirlaba (Pasal 4 dan Penjelasan Umum)
  3. Pembentukan dengan Undang-undang (Pasal 5 ayat (1)  
2. PEMBENTUKAN
Berdasarkan ketentuan Pasal 52 ayat (2) UU No. 40 Tahun 2004, batas waktu paling lambat untuk penyesuaian semua ketentuan yang mengatur mengenai BPJS dengan UU No. 40 Tahun 2004 adalah tanggal 19 Oktober 2009, yaitu 5 tahun sejak UU No. 40 Tahun 2004 diundangkan.
Batas waktu penetapan UU tentang BPJS yang ditentukan dalam UU No. 40 Tahun 2004 tidak dapat dipenuhi oleh Pemerintah. RUU tentang BPJS tidak selesai dirumuskan.
DPR RI mengambil inisiatif menyelesaikan masalah ini melalui Program Legislasi Nasional 2010 untuk merancang RUU tentang BPJS. DPR telah menyampaikan RUU tentang BPJS kepada Pemerintah pada 8 Oktober 2010 untuk dibahas bersama Pemerintah.
DPR RI dan Pemerintah mengakhiri pembahasan RUU tentang BPJS pada Sidang Paripurna DPR RI tanggal 28 Oktober 2011. RUU tentang BPJS disetujui untuk disahkan menjadi Undang-undang. DPR RI menyampaikan RUU tentang BPJS kepada Presiden pada tanggal 7 November 2011. Pemerintah mengundangkan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS pada tanggal 25 November 2011.

 Petikan UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS
Pasal 5
(1)   Berdasarkan Undang-Undang  ini dibentuk BPJS.
(2)   BPJS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah:
a. BPJS Kesehatan; dan
b. BPJS Ketenagakerjaan.
Pasal 6
(1)   BPJS Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf a
        menyelenggarakan program jaminan kesehatan.
(2)   BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf b
        menyelenggarakan program:
a. jaminan kecelakaan kerja;
b. jaminan hari tua;
c. jaminan pensiun; dan
d. jaminan kematian.

Pembentukan RUU BPJS

a.  Pembentukan RUU Inisiatif DPR RI
     - Program Legislasi Nasional 2010 - 2011

  1. Konsep RUU tentang BPJS inisiatif DPR RI 2010
  2. DIM RUU tentang BPJS dari Pemerintah
  3. RUU tentang BPJS (Draft Akhir - tanggal 7 November 2011)
  4. UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS
b.  Pembentukan RUU Inisiatif Pemerintah
     - Periode Tahun 2007-2009

  1. Naskah Akademik RUU BPJS
  2. Konsep RUU BPJS
  3. TRANSFORMASI BPJS

  1. PT ASKES (Persero)
    • berubah menjadi BPJS Kesehatan dan mulai beroperasi menyelenggarakan program jaminan kesehatan pada tanggal 1 Januari 2014 (Pasal 60 ayat (1) UU BPJS)
  2. PT (Persero) JAMSOSTEK
    • berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada tanggal 1 Januari 2014 (Pasal 62 ayat (1) UU BPJS)
    • BPJS Ketenagakerjaan paling lambat mulai beroperasi pada tanggal 1 Juli 2015, termasuk menerima peserta baru (Pasal 62 ayat (2) huruf d UU BPJS)
  3. PT (Persero) ASABRI
    • menyelesaikan pengalihan program ASABRI dan program pembayaran pensiun ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029 (Pasal 65 ayat (1) UU BPJS)
  4. PT TASPEN (Persero)
    • menyelesaikan pengalihan program THT dan program pembayaran pensiun ke BPJS Ketenagakerjaan paling lambat tahun 2029 (Pasal 65 ayat (1) UU BPJS)
Proses selanjutnya adalah pembubaran PT ASKES (Persero) dan PT (Persero) JAMSOSTEK tanpa likuidasi. Sedangkan PT (Persero) ASABRI dan PT TASPEN (Persero) tidak secara tegas ditentukan dalam UU BPJS.

Fungsi, Tugas dan Wewenang BPJS
 
 FUNGSI
UU BPJS menetukan bahwa BPJS Kesehatan berfungsi menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Jaminan Kesehatan menurut UU SJSN diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas, dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.
DaTa. Sosialisasi Program yang dilaksanakan oleh Jamsostek bersampingPendamping KUMKM yang tergabung dalam working Group yang difasilitasi oleh BDS-P Katachi (Nurul Fatmawati) Pada Tanggal 9 Oktober 2013, dan Perwakilan Pendamping KUMKM. Samsul Aqmari (BDS-P Data Aceh), Amri bin Abdullah (Grameen Replika Aceh), Mirwan Adipura (KKMB), Teuku Fiza (KKMB), Susanti (BDS-P Sejati), Chalidia (KKMB), menjadi tolok ukur dan star kerjasama antara Jamsostek dengan Pendamping KUMKM Aceh.

Dalam Upaya transformasi Jamsostek menuju BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) juga sangat terbuka peluang bagi masyarakat umum tanpa melihat latarbelakang pendidikan dan pekerjaan untuk mempersiapkan diri menyonsong pensiun yang layak dan terpenuhi kebutuhan hidup setelah batas akhir produktif bagi seseorang untuk memperoleh penghidupan yang layak (sesuat dengan amanat UUD 45)


Irwan Ibrahim
Dalam pertemuan tersebut yang langsung dibuka oleh Kepala Cabang PT.Jamsostek (Persero) Irwan Ibrahim, Banda Aceh juga sangat mengapresiasikan keterlibatan Pendamping KUMKM untuk menjadi bagian dari Jamsostek dalam upaya menjadi bagian/wadah untuk memfasilitasi pekerja di Koperasi, usaha Kecil dan Menengah untuk ikut serta dalam program Jamsostek baik sebagai peserta Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pemeliharaan kesehatan (JPK), Jaminan kecelakaan kerja (JKK) maupun Jaminan kematian (JK).

dalam kesempatan tersebut juga Kepala Bidang Pemasaran PT.Jamsostek (persero) Banda Aceh Awalul Rizal juga menarik sebuh kesimpulan Bahwa:
Program Jaminan Sosial yang dikelola Jamsostek merupakan program yang memiliki manfaat sangat besar dan sangat dibutuhkan oleh pekerja informal disektor informal. 

Pekerja di sektor informal menduduki fungsi yang penting dengan jumlah yang begitu besar dan menjadi penopang perekonomian Indonesia. Dewasa ini, jamsostek dengan manfaat yang begitu besar harus lebih mempu memperluas sosialisasi serta edukasi kepada seluruh sektor pekerja khususnya informal, mengingat banyaknya pekerja yang ingin memperoleh perlindungan namun belum memahami mengenai program-program jamsostek. akan dilakukan transfer informasi dari peserta sosialisasi yang hadir kepada para pekerja di berbagai sektor UKM di lingkungan sekitarnya guna membentuk suatu wadah sebagai sarana para pekerja mendaftarkan diri dan memperoleh perlindungan dari program-program jamsostek. selanjutnya akan dilakukan sosialisasi-sosialisasi lanjutan guna memperluas informasi para pekerja Jamsostek. (sA)




DaTa. Pada tanggal 7 Oktober 2013 Pemerintah Aceh melalui Biro Ekonomi bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Aceh serta dihadiri oleh Staff Kementrian Koperasi dan UKM melakukan Workshop Teknis Pendampingan bagi pendamping Koperasi dan UKM Se-Aceh, yang dilaksanakan di Hotel Oasis Banda Aceh.

Workshop tersebut dihadiri oleh 22 Pendamping Koperasi dan UKM, dari perwakilan BDS-BDS yang ada di Aceh, KKMB (Konsultan Keuangan Mitra Bank), Perwakilan Perbankan, dekopin serta Dinas Koperasi Kabupaten Kota Se-Aceh. 

Dalam Sesi Pembukaan Gubernur yang diwakili oleh Biro Ekonomi memberikan Apresiasi dan dukungannya terhadap Pendampingan Bagi Koperasi dan UKM di Aceh.

Dalam Kesempatan tersebut perwakilan dari Kementrian Koperasi dan UKM  Wahyudi,S.Sos (Kepala Bidang Pengembangan Bisnis , Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan LPB, Kementrian Koperasi dan UKM memaparkan tentang Program Pemberdayaan Lembaga Pengembangan Bisnis/Business Development Services (LPB/BDS) dimana beliau memaparkan bahwa:

Populasi KUMKM berdasarkan data BPS 2011 sebesar 55,2 juta unit yang tersebar sampai pelosok Indonesia, memiliki potensi strategis dalam kerangka peyediaan lapangan kerja dan penurunan tingkat kemiskinan.

Berdasarkan pengalaman bahwa KUMKM menghadapi kendala: penataan kelembagaan, kualitas SDM rendah, manajemen usaha, akses  sumber inovasi/teknologi, pendanaan, dan jaringan pemasaran. 

Salah satu solusi mengatasi kendala adalah menyediakan tenaga Konsultan Pendamping KUMKM LPB/BDS-P yang memiliki kompetensi  yang memadai dalam memberikan layanan pendampingan kepada KUMKM.

Apabila dihitung rasio kebutuhan KUMKM terhadap Konsultan Pendamping cukup besar, hal ini akan menjadi potensi penyediaan tenaga kerja terdidik.

Disisi lain yang perlu diperhatikan adalah mengantisipasi Perdagangan Bebas ASEAN tahun 2015, dimana tidak tertutup kemungkinan pendamping KUMKM berasal dari Luar,  

Peningkatan Kompetensi Konsultan Pendamping KUMKM (Lembaga Pengembangan Bisnis/Business Development Services Provider - LPB/BDS-P) menjadi hal yang pelu mendapatkan perhatian

RASIO: KEBUTUHAN PENDAMPING KUMKM LPB/BDS-P
Jumlah KUMKM 55,2 Juta, dengan perincian:


Total Usaha Kecil dan Mikro: 55,161 juta unit.
Asumsi Pendampingan difokuskan pada Usaha Kecil dan mikro : 
Rasio pendampingan yang ideal = 24 UMK : 1 pendamping   (Pendampingan = 1 bulan : 2 KUMKM, jadi 1 tahun = 24 UMK).

Kebutuhan Konsultan Pendamping KUMKM: 
55.161.000 unit : 24 unit = 2,298 juta Konsultan Pendamping.

Hingga saat ini Provinsi Aceh telah memiliki 30 Pendamping yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi dasar maupun tingkat lanjut dari Kementrian Koperasi dan UKM Aceh, yang hingga saat ini telah tersebar di 20 Kab/Kota Di Aceh.

Besar harapan akan terberdayakannya Pendamping yang telah dilatih kementrian Koperasi dan UKM tersebut serta terjalin sinergisitas dengan Pemerintah Daerah maupun Dinas Terkait dalam upaya menyukseskan Program dari kementrian tersebut.

Pada sesi Akhir acara Forum Pendamping KUMKM yang tergabung dalam Working Group Aceh juga menetapkan Koordinator Pendamping di Kab/Kota Aceh, dibawah Koordinasi Provinsi dimana Koordinator Denny Saputra, Wakil Koordinator 1 Amri bin Abdullah, Wakil Koordinator 2 Nurul Fatmawaty.

semoga dengan terbentuknya Koordinator Kab/Kota tersebut diharapkan menjadi terjalin Komunikasi yang intern antar semua Kab/Kota Se-Aceh dalam upaya percepatan Pengembangan KUMKM Aceh serta terjalin sinergisitas dengan Pemerintah Daerah maupun organisasi lainnya di Aceh. (Sa)